FBI

Federal Bureau of Investigation ( FBI ), lembaga ini merupakan bagian penyidikan utama dalam Departemen Kehakiman Amerika. FBI lebih memfokuskan kerjanya pada keamanan nasional dalam negeri.

Para penyelidik pada badan ini biasa disebut dengan nama Badan Penyidik Khusus. FBI dipimpin oleh seorang direktur yang dipilih oleh dewan pembina yang beranggotakan pejabat senior. Sang direktur menyampaikan komandonya dari kantor pusat yang berkedudukan di Washington DC.

FBI mempunyai enam puluh cabang di seluruh wilayah AS dan di Puerto Rico, dan lima belas cabang di negara-negara lain. Biro ini menghimpun sekitar 22.000 karyawan dan karyawati, 9.400 orang di antara mereka bekerja di Badan Penyidik Khusus. Budget pembelanjaan lembaga ini dalam satu tahun mencapai satu setengah miliar dolar Amerika.

Gambar gedung FBI

Bagian Hukum Perdata FBI merupakan lembaga terbesar di dunia dalam hal pendataan sidik jari, karena file yang ada pada mereka menghimpun 185 juta sidik jari yang diantaranya terdapat sidik jari milik lebih dari 100 juta orang yang sidik jarinya hampir sama dengan sidik jari milik orang lain.

Data sidik jari ini dapat membantu untuk mengidentifikasi sekitar 50.000 orang yang memiliki sidik jari yang mirip. Adapun bagian operasional FBI dapat dikatakan sebagai bagian operasional terhadap tindak kejahatan yang terbesar di dunia, karena para petinggi FBI ini memeriksa lebih dari 900 ribu bukti per tahun. Bukti-bukti itu berupa tembakan , contoh tulisan tangan, dan bekas-bekas kerangka.

National Crime Information Center ( Pusat Data Kejahatan Nasional ) dibekali dengan aturan penyimpanan data di computer, yang di dalamnya tersimpan sekitar 20 juta database yang berkaitan dengan individu-individu yang hampir sama identitasnya atau hak milik yang dicuri.

Pusat Data dan Respon melayani sekitar 605.000 permintaan penjelasan dan pertanyaan yang disampaikan kepadanya dalam sehari. FBI Institut ( bagian pendidikan FBI ) di Quantico – negara bagian Virginia – menyelenggarakan pelatihan dalam rangka meretas jalan progresif untuk memerangi kejahatan.

Sesudah Truman memutuskan berbagai Keppres tentang intelijen, FBI jadi mempunyai wewenang untuk menyadap siapapun yang dianggap potensial mengganggu keamanan negara tanpa harus meminta izin dari siapapun, atau dari arah manapun. Wewenang yang luas ini seringkali mengakibatkan terjadinya masalah besar, seperti tindakan FBI yang bersikap buruk melawan para praktisi pendidikan dan penulis buku, yang memberikan apresiasi terhadap komunisme.

FBI jug sibuk menyidik orang-orang yang menentang kebijakan Perang Vietnam. Oleh karena itu, Pengadilan Tinggi Amerika pada tahun 1972 mengeluarkan keputusan yang membatalkan wewenang luas FBI itu, dan melarang penyadapan tanpa izin dari pengadilan – di seluruh wilayah Amerika, yang tidak ada hubungannya dengan kekuatan asing dari luar negeri.

Akan tetapi keputusan ini tidak mampu menghalangi dan mencegah tindakan penyadapan. Buktinya, pada tahun 1973 sudah terjadi penyadapan di enam ratus wilayah di Amerika, dan terhadap enam ribu orang asing yang tinggal di AS. Salah satu percakapan yang berhasil disadap adalah hubungan telepon antara Senator Robert Kennedy – yang terbunuh pada tahun 1988 – dengan Sam Giancana ( Salvatore “Momo” Giancana ), salah seorang pemimpin mafia saat itu.

Iklan
« »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: